Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.


Aliran Kubisme: Pengertian, Ciri, Tokoh, dan Sejarahnya

3 min read

Pengertian Aliran Kubisme
Kupas Tuntas Aliran Kubisme dan Tokohnya | ©Unsplash.com

Seni lukis adalah cabang dari seni rupa. Oleh sebab itu, seni lukis merupakan pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Dalam seni lukis, terdapat berbagai macam aliran yang memiliki ciri khas masing-masing dalam menggambarkan lukisannya. Salah satu cabang aliran tersebut adalah Kubisme.

Apa itu aliran Kubisme, apa saja ciri-ciri paling mendasar dari lukisan aliran Kubisme, Siapa tokohnya dan bagaimana sejarahnya? Semua akan dikupas dalam artikel ini. Mari kita simak bersama!

Pengertian Aliran Kubisme

Pengertian aliran Kubisme adalah seni rupa yang memiliki beberapa sudut pandang dari objek dalam satu gambar yang sama sehingga menghasilkan gambar yang seakan-akan terpisah-pisah atau terfragmenasi.

Fragmentasi dalam aliran Kubisme membentuk geometris seperti segitiga, kubus, silinder, lingkaran, dsb. Dengan demikian pengertian aliran kubisme itu tidak harus berbentuk kubus, tetapi bisa bentuk geometris.

Adapun asal usul penamaan aliran Kubisme berasal dari kritikus Louis Vauxcelles yang melihat lukisan dari Georges Barque di Paris pada tahun 1908.

Louis mengatakan bahwa lukisan tersebut memiliki bentuk geometris sehingga menyederhanakan objek aslinya dan tampak seperti kekubus-kubusan (cube). Dari perkataan yang dilontarkan oleh Louis itulah menjadi tersebar ke publik sehingga dikenal dengan aliran kubisme.

Suatu lukisan aliran Kubisme memiliki sudut pandang samping dan depan yang dapat dilihat secara bersamaan dalam satu objek lukisan tersebut sehingga menghasilkan nilai artistik.

Baca jugaAliran Naturalisme: Pengertian, Ciri, Tokoh, dan Sejarahnya

Ciri-Ciri Aliran Kubisme

Setelah Anda mengetahui, pengertian aliran Kubisme di atas, Anda dapat mengetahui ciri-ciri aliran kubisme yang membedakan dengan aliran lainnya.

Ciri-ciri aliran Kubisme adalah sebagai berikut:

  • Memiliki berbagai perspektif dalam satu gambar.
  • Terdapat deformasi dan dekonstruksi atau perubahan bentuk terhadap objek yang di lukis seperti mata ada di bawah, mulit di atas, dsb.
  • Menciptakan bentuk abstrak dari benda 3 dimensi ke seni lukis 2 dimensi.
  • Cikal bakal aliran ini berasal dari aliran lain seperti pointilisme dan fauvisme.
  • Menyederhanakan objek 3 dimensi tersebut menjadi bentuk geometris contohnya seperti hidung menjadi bentuk segitiga, trapesium, dsb.
  • Ciri-ciri aliran Kubisme yaitu senimannya mengeksplorasi bentuk terbuka, merepresentasikan objek dalam berbagai bidang, serta memadukan latar belakang objek dengan di depannya.

4 Fase Aliran Kubisme Menurut Para Ahli

Beberapa ahli mengatakan aliran Kubisme memiliki 4 jenis fase. Fase tersebut antara lain:

1. Kubisme Cezannian

Fase ini merupakan awal dari aliran Kubisme. Sesuai dengan namanya, fase ini muncul akibat dari karya lukisan Cezanne yang dijadikan inspirasi.

Ciri-ciri paling mendasar dari lukisan aliran Kubisme pada fase ini adalah pandangan retrospektif dimana kebebasan perspektif yang membuat karya lebih dinamis dan tidak harus menyamakan dengan objek aslinya.

2. Kubisme Analitik

Ciri-ciri paling mendasar dari lukisan aliran Kubisme yaitu karyanya didasarkan pada observasi dan analisis untuk memecah bentuk asli objek menjadi berbagai perspektif atau bentuk geometris.

3. Kubisme Sintesis

Ciri-ciri paling mendasar dari lukisan aliran Kubisme Sintesis adalah adanya penambahan benda non cat dalam lukisannya untuk menciptakan komposisi yang difokuskan pada kebersamaan objek.

Contohnya pada masa itu, pelukis Braque menempelkan guntingan koran pada kanvasnya.

4. Kubisme Kristal

Jenis kubisme yang satu ini sebagai bentuk penyempurnaan dari fase sebelumnya. Dalam fase ini, lukisan aliran Kubisme dibuat dengan bidang geometris datar yang saling tumpang tindih sehingga hasil karyanya menyerupai abstrak formalistik.

Baca jugaAliran Realisme: Pengertian, Ciri, Tokoh, dan Sejarahnya

Tokoh Aliran Kubisme

Terbentuknya suatu cabang aliran Kubisme, tidak terlepas dari jasa para tokoh aliran Kubisme untuk memajukan seni lukis di dunia sehingga ditemukan seni revolusioner yang lebih unik dibandingkan dengan seni lukis sebelumnya.

Tokoh aliran Kubisme yang terkenal adalah sebagai berikut:

1. Georges Braque

Georges Braque adalah perintis dan memiliki pengaruh yang besar terhadap gerakan aliran Kubisme ini. Karya-karyanya berfokus pada objek still life. Ia juga melihat objek dari berbagai perspektif mulai dari warna, tekstur, dsb.

Pada mulanya, Braque bergabung dengan kelompok Fauvisme, lalu setelah bertemu dengan Pablo Picasso ia kemudian mulai mengembangkan aliran Kubisme.

Walaupun mempunyai banyak kesamaan dengan lukisan Picasso, namun ada perbedaan dari karyanya yaitu lebih memfokuskan keseimbangan dan harmoni terhadap komposisi lukisannya.

Braque juga tokoh aliran Kubisme pertama kali yang memperkenalkan teknik kolase kertas. Salah satu karya lukisan aliran Kubisme adalah Bottle and Fish.

2. Pablo Picasso

Pablo Picasso juga disebut sebagai perintis lahirnya aliran Kubisme bersama George Braque. Ia juga penemu teknik kolase dengan menambahkan wallpaper mirip anyaman dalam karyanya.

Picasso mendapatkan inspirasi membuat seni lukis Kubisme berawal dari kecintaannya terhadap seni prasejarah dan topeng-topeng Afrika.

Pada karya tersebut, mata, hidung, dan mulut tampak tidak realistik, akan tetapi menunjukkan keunikan sesuai dengan sikap seniman terhadap penggambaran bentuk dan ruang.

Dari sini, ia mengembangkan cara pandang tersebut dalam lukisannya hingga pada penemuan teknik kolase. Ciri khas dari lukisan Picasso yang membedakan dengan pelukis Braque yaitu menggunakan objeknya sebagai ikon (representasi langsung) atau menjadi simbol tertentu.

Karya lukisan kubisme milik Picasso yang terkenal salah satunya adalah Guenica karena memiliki makna yang multitafsir sehingga menarik untuk ditelusuri interpretasi dari lukisan unik tersebut.

3. Juan Griss

Juan Gris adalah pelukis berbakat yang turut mengadaptasi aliran Kubisme dari Picasso dan Braque. Ia memiliki latar belakang sebagai illustrator oleh sebab itu, karya lukisannya cukup unik dibandingkan dengan pelukis lainnya.

Juan Griss terbiasa bermain dengan elemen desain yang dipakai untuk membuat gambar komersial sehingga memiliki nilai artistik yang memanjakan mata. Contohnya seperti memasukkan warna-warna terang dan sering menggunakan tema avant-garde.

Salah satu karyanya adalah Harlequin with Guitar yang menjadi karya favorit gurunya, yaitu Picasso.

Sejarah Aliran Kubisme

Sejarah aliran Kubisme bermula pada abad ke-20 tepatnya pada tahun 1907. Picasso menciptakan karya yang melahirkan sejarah aliran Kubisme. Karya tersebut diberi nama “Les Demoiselles D’Avignion”.

Lukisan Les Demoiselles D’Avignion
Lukisan Les Demoiselles D’Avignion | © Guyhepner.com

Pada karya tersebut terlihat ciri-ciri aliran Kubisme seperti tidak realistiknya bentuk hidung dan mata karena posisinya yang janggal serta terlihat sekan-akan terpisah-pisah walaupun dalam satu objek yang sama.

Braque yang tertarik dengan elemen lukisan tersebut kemudian berkolaborasi dengan Picasso untuk mengembangkan eksperimen Kubisme ini.


Demikian penjelasan lengkap mulai dari pengertian hingga sejarah aliran Kubisme. Diharapkan setelah Anda mengetahui informasi tersebut, Anda dapat mengerti perbedaannya dengan aliran seni lukis lainnya. Semoga bermanfaat!

Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *