Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.


Aliran Naturalisme: Pengertian, Ciri, Tokoh, dan Sejarahnya

3 min read

Contoh Lukisan Naturalisme
Contoh Lukisan Naturalisme | ©John Constable Artsdot.com

Di dalam seni rupa ada berbagai macam jenis aliran yang mencerminkan objek gambar yang ada dalam karya seni rupa tersebut. Salah satu aliran yang banyak dipakai adalah aliran Naturalisme.

Aliran Naturalisme adalah salah satu aliran seni rupa yang biasanya dipakai untuk mengekpresikan kesan kemapanan romantisme.

Selain itu, aliran Naturalisme ini memiliki sejarah panjang dan ada tokoh yang sangat berkontribusi terhadap adanya aliran ini.

Untuk lebih memahaminya, dalam artikel ini akan kami sajikan pengertian aliran Naturalisme, ciri, tokoh, hingga sejarah aliran Naturalisme. Mari kita simak!

Pengertian Aliran Naturalisme

Pengertian aliran Naturalisme adalah aliran yang menampilkan realitas dalam objek karya seni rupanya dengan menekankan natural dan alam yang ada di sekitar sebagai objeknya.

Oleh sebab itu, dapat dikatakan pelukis yang menganut aliran naturalisme ini sangat mengapresiasi keindahan alam yang nyata dan tergambar dalam lukisan dengan menggambarnya semirip mungkin sesuai dengan kenyataan.

Sebelumnya, aliran Naturalisme adalah hasil pendalaman lebih lanjut dari aliran sebelumnya yaitu aliran Realisme pada abad ke-19. Walaupun sama-sama menggunakan objek yang realistis (nyata), kedua liran tersebut memiliki perbedaan.

Perbedaannya adalah jika aliran Realisme seni lukisnya mengangkat tema yang realistis, tapi gambarnya tidak harus mirip dengan referensinya, sedangkan jika aliran Naturalisme, gambar yang dilukis harus mirip dengan objek aslinya (referensinya) yaitu alam.

Ciri Aliran Naturalisme

Dari pengertian aliran Naturalisme di atas, ada beberapa ciri aliran Naturalisme yang bisa membedakan akiran ini dengan aliran seni rupa lainnya. Ciri aliran Naturalisme adalah sebagai berkut:

  • Menekankan kemiripan lukisan dengan yang ada pada objek aslinya.
  • Mengangkat tema keindahan alam dan pemandangan yang nyata.
  • Tidak hanya menampilkan lukisan yang indah, tapi juga kemurniannya.
  • Melukiskan keindahan sesuai dengan kenyataan tanpa melebih-lebihkan atau menguranginya.
  • Teknik dan keterampilan seniman menjadi hal yang utama.
  • Aliran ini merupakan apresiasi dan bentuk kekaguman seniman pada alam.

Baca jugaYuk Mengenal Jurusan Desain Komunikasi Visual!

Tokoh Aliran Naturalisme

Berkembangnya aliran ini, tidak terlepas dari beberapa tokoh aliran Naturalisme yang berperan penting. Tokoh aliran Naturalisme adalah sebagai berikut:

1. John Constable

John Constable adalah seniman Inggris yang termasuk dalam tokoh Aliran Naturalisme yang memiliki andil besar dalam perkembangannya.

Constable awalnya menolak lukisan pemandangan pada saat itu dan menganggapnya sebagai sesuatu yang melampaui kebenaran. Oleh sebab itu, dia ingin merepresentasikan lukisan sejujur mungkin sesuai yang ada di sekitarnya.

Ada berbagai karya aliran seni lukis Naturalisme yang pernah dibuatnya, nama lukisan tersebut seperti: Dedham Vale (1816), Maria Bicknell (1816), The White Horse (1819).

2. Thomas Cole

Seniman yang satu ini juga lahir di Inggris. Namun, ketika masih muda, ia pindah ke Amerika Serikat. Dari benua tersebut, Thomas Cole mulai menyukai melukis keindahan gurun-gurun yang ada di wilayah tersebut.

Lukisan-lukisan tersebut menjadi terkenal bahkan diabadikan dan dijadikan sebagai monumen untuk harapan dan kecemasan bangsa Amerika yang saat itu mulai tumbuh pada Pertengahan Abad ke – 19.

Tidak hanya melukis pemandangan Amerika, seniman ini adalah seseorang yang pertama kali menunjukkan keindahan pemandangan Eropa ke bangsa Amerika.

Karya aliran seni lukis Naturalisme yang pernah dibuat oleh Thomas Cole adalah: Lake with Dead Trees (Catskill) (1825) dan The Consummation of Empire (1836).

3. William Bliss Baker

William Bliss Baker lahir di Amerika Serikat dan pada tahun 1876 ia mengawali pendidikan seninya di National Academy of Design. Baker adalah salah satu seniman yang berbakat dengan kemampuan tekniknya yang luar biasa.

Sebelum selesai masa studinya, dia sudah menggelar banyak pameran lukisannya. Beberapa penghargaan juga banyak Baker dapatkan, salah satunya adalah Elliot dan Hallgarten yang tidak lain merupakan pernghargaan berkelas pada saat itu.

Teknik melukisnya begitu akurat sehingga tidak berlebihan jika dia disebut memiliki kemampuan teknis terbaik dalam aliran Naturalisme. Karya aliran seni lukis Naturalisme William Bliss Baker yang terkenal salah satunya adalah Fallen Monarchs (1886).

Lukisan ini terlihat begitu nyata yang menggambarkan pohon tumbang di hutan dengan pencahayaan memberikan kesan spiritual. Karya lukisan ini disebut karya terakurat mengalahkan hasil foto yang ada pada masa itu.

4. Abdullah Suriosubroto

Tokoh aliran Naturalisme di Indonesia lainnya yaitu Abdullah Suriosubroto. Seniman ini merupakan generasi pertama yang mendapatkan pengakuan dan reputasi internasional setelah Raden Saleh.

Tokoh ini mulanya disekolahkan dengan jurusan kedokteran di Belanda, Namun, ia akhirnya memilih menjadi pelukis mengikuti bakatnya.

Salah satu karya aliran seni lukis Naturalisme berjudul Pemandangan Gunung (1935). Lukisan tersebut menjadi cikal bakal dari lukisan klasik di Indonesia. Lukisan tersebut juga bahkan termasuk dalam koleksi presiden Ir. Soekarno.

5. Basuki Abdullah

Tokoh selanjutnya adalah Basuki Abdullah. Basuki Abdullah adalah anak dari Abdullah Suriosubroto sehingga tidak heran bakat melukisnya sudah tertanam sejak kecil.

Dia mulai menyukai seni ketika berumur 4 tahun kemudian ketika dewasa ia mengiku pendidikan formal di Akademi Seni Rupa, Den Haag, Belanda.

Karya seninya juga banyak yang menggunakan aliran Naturalisme salah satunya adalah Pantai Flores (1942) yang menggambarkan keindahan pantai flores yang disajikan dengan perpaduan warna langit, laut, dan tumbuhan yang mirip dengan aslinya.

Sejarah Aliran Naturalisme

Setelah Anda mengetahui tokoh-tokoh yang berperan dalam aliran ini, lalu bagaimana sejarah Aliran Naturalisme bisa terkenal hingga saat ini?

Sejarah aliran Naturalisme diperkenalkan oleh John Amos Comenius, seorang filsuf pada abad ke-16. Diperkirakan filsuf inilah yang pertama kali memperkenalkan aliran ini terutama dalam dunia pendidikan.

Untuk aliran seni lukis Naturalisme telah ada sejak 1850-an di Perancis yang menjadi reaksi kemapanan pada kemapanan oleh pengikut romantisme. Selain didukung oleh para tokoh Naturalisme, aliran ini juga semakin berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi visual dan pengukuran.

Salah satu contohnya adalah penggambaran anatomi manusia dan hewan semakin akurat sehingga seni lukis aliran Naturalisme dapat menggambarkan objek manusia dan hewan lebih detail lagi sesuai dengan bentuk nyatanya.

Perkembangan aliran ini juga didukung oleh meningkatnya ilmu perspektif jarak jauh yang juga semakin berkembang sehingga pelukis dapat mengaplikasikan ilmu tersebut dalam lukisannya untuk menggambarkan objek lebih nyata sesuai dengan apa yang dilihatnya.

Pada abad ke-17 penggambaran kondisi cuaca dan pencahayaan dalam lukisan juga lebih baik menjadi halus dan nyata sehingga sangat membantu untuk melukiskan aliran Naturalisme ini.


Demikian penjelasan lengkap mengenai aliran Naturalisme yang digunakan untuk mengekspresikan keindahan dalam karya seni rupa yang diterapkan hingga saat ini. Semoga bermanfaat!

Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *