Kesalahan dalam Membuat CV yang Harus Dihindari

Kesalahan-Kesalahan dalam Membuat CV yang Wajib Dihindari
Kesalahan dalam Membuat CV yang Sering Terjadi | ©Unsplash.com

Kesalahan-Kesalahan dalam Membuat CV yang Wajib DihindariCurriculum Vitae (CV) merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses lamaran kerja.

CV berisi informasi tentang diri dan riwayat pendidikan dan pekerjaan seseorang, yang akan dipertimbangkan oleh perusahaan saat melakukan seleksi calon karyawan.

Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam membuat CV?

Dalam artikel ini, kita akan membahas kesalahan-kesalahan dalam membuat CV tersebut, serta bagaimana cara menghindarinya agar CV Anda terlihat lebih profesional dan menarik bagi perusahaan.

Sebelum mulai membahas tentang CV yang salah dan kiat-kiat menghindarinya, kita akan sedikit mengupas tentang pengertian CV.

Apa itu CV?

Curriculum Vitae (CV) adalah sebuah dokumen yang menyajikan riwayat pendidikan dan pekerjaan seseorang, serta informasi lain yang relevan dengan posisi yang dilamar.

CV biasanya digunakan sebagai bagian dari proses lamaran kerja, dimana perusahaan akan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi calon karyawan.

CV biasanya terdiri dari beberapa bagian, seperti informasi pribadi, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, keahlian dan kompetensi, serta informasi tambahan lain yang dianggap penting oleh pelamar.

Informasi yang tercantum dalam CV harus benar, lengkap, dan terkini, karena akan digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui lebih jauh tentang diri dan kemampuan pelamar.

CV harus dibuat dengan baik dan terstruktur, agar mudah dibaca dan diterima oleh perusahaan. CV yang terstruktur dan menarik akan membantu pelamar menonjol di antara banyak calon karyawan lain yang melamar untuk posisi yang sama.

Kesalahan-Kesalahan dalam Membuat CV yang Wajib Dihindari

Ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam membuat Curriculum Vitae (CV), di antaranya.

1. Tidak menyertakan informasi yang relevan

Hindari Kesalahan dalam Membuat CV
Kesalahan dalam membuat CV #1: Informasi tidak relevan | ©Livecareer.com

CV harus menyertakan informasi yang relevan terkait dengan posisi yang dilamar. Sebaiknya hindari menyertakan informasi yang tidak penting atau tidak terkait dengan posisi yang dilamar.

Kesalahan dalam membuat CV satu ini sangat fatal dan wajib Anda hindari.

2. Penggunaan bahasa yang tidak tepat

Gunakan bahasa yang sopan dan profesional dalam CV, hindari penggunaan bahasa slang atau gaul yang tidak sesuai.

3. Membuat CV yang terlalu panjang

Usahakan untuk membuat CV yang singkat dan padat, hindari membuat CV yang terlalu panjang dan menyajikan informasi yang tidak perlu.

4. Tidak menyertakan informasi kontak yang lengkap

Pastikan untuk menyertakan informasi kontak yang lengkap dan benar, seperti nomor telepon dan alamat email yang aktif, agar perusahaan dapat menghubungi Anda jika terpilih.

5. Tidak memperhatikan tata letak dan desain

Perhatikan tata letak dan desain CV, pastikan CV terlihat rapi dan mudah dibaca. Gunakan font yang tepat dan hindari penggunaan font yang terlalu kecil atau terlalu besar.

6. Tidak menyertakan informasi terkini

Pastikan untuk menyertakan informasi yang terkini dalam CV, seperti posisi terakhir dan riwayat pendidikan. Jangan lupa untuk mengupdate CV setiap kali ada perubahan informasi penting.

7. Tidak memperhatikan ejaan dan tanda baca

Perhatikan ejaan dan tanda baca dalam CV, karena kesalahan ejaan atau tanda baca dapat mengurangi kredibilitas dan profesionalisme Anda.

Baca : Mengenal Jurusan Desain Komunikasi Visual

Apa saja yang tidak boleh di tulis di CV?

Ada beberapa informasi yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam CV (Curriculum Vitae) atau resume.

  1. Informasi pribadi yang tidak relevan dengan pekerjaan yang dilamar, seperti usia, jenis kelamin, agama, dan kebangsaan.
  2. Informasi yang tidak terkait dengan pekerjaan, seperti hobi yang tidak terkait dengan bidang pekerjaan yang dilamar.
  3. Informasi tentang keluarga, termasuk nama keluarga, status pernikahan, dan jumlah anak.
  4. Informasi tentang gaji yang sebelumnya atau yang diharapkan. Ini merupakan hal yang sering ditanyakan dalam wawancara, jadi lebih baik menunggu sampai wawancara untuk menyebutkan ini.
  5. Informasi tentang masalah kesehatan atau kerentanan yang tidak terkait dengan kemampuan bekerja.
  6. Informasi tentang masalah hukum atau masalah kejahatan yang tidak terkait dengan kemampuan bekerja.
  7. Informasi yang tidak benar atau tidak jujur. Selalu jujur dalam menyajikan informasi di CV atau resume Anda, karena kebohongan dapat terdeteksi dalam wawancara atau proses verifikasi yang dilakukan oleh perusahaan.

Kesalahan dalam membuat CV berupa menulis informasi yang tidak diperlukan sangat sering kita temukan di lapangan.

Jadi, selalu pastikan untuk memeriksa dan mengoreksi CV atau resume Anda sebelum mengirimkannya untuk memastikan hanya mencantumkan informasi yang relevan dan benar.

BacaTips Membuat CV yang Bagus

Mengapa Tidak Boleh Salah dalam Membuat CV?

Tidak boleh salah dalam membuat CV karena CV merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses lamaran kerja.

Seperti yang sudah kita bahas di atas, CV berisi informasi tentang diri dan riwayat pendidikan dan pekerjaan seseorang, yang akan dipertimbangkan oleh perusahaan saat melakukan seleksi calon karyawan.

Jika CV tidak lengkap, tidak terstruktur dengan baik, atau mengandung kesalahan informasi, maka hal tersebut dapat mengurangi kredibilitas dan profesionalisme pelamar, dan berpotensi mengurangi kesempatan pelamar untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Selain itu, membuat CV yang tidak benar atau tidak lengkap juga merupakan pelanggaran etika profesional.

Sebagai pelamar, Anda harus menyajikan informasi yang benar dan lengkap tentang diri dan riwayat pendidikan dan pekerjaan Anda, agar perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat tentang kemampuan dan kapasitas Anda.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap detail dalam membuat CV, agar CV Anda terlihat profesional dan menarik bagi perusahaan, dan memperbesar kesempatan Anda untuk diterima bekerja di perusahaan yang diinginkan.

Semoga artikel kami kali ini bermanfaat ya.

Sampai jumpa lagi!

Leave a Comment