Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.


Begini Cara Memulai Bisnis Baju Desain Sendiri

3 min read

Cara Memulai Bisnis Baju Desain Sendiri
Cara Memulai Bisnis Baju Desain Sendiri | ©Villiotifashioninstitute.co.za

Dunia fashion saat ini merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan sehingga banyak orang yang memanfaatkannya sebagai ladang bisnis dan mendapatkan profit yang besar.

Jika Anda ahli dalam mendesain baju maka Anda bisa bekerja menjadi desainer di sebuah butik atau perusahaan tertentu. Namun, jika Anda memiliki passion menjadi seorang wirausahawan, maka mulailah membuka bisnis Anda sendiri.

Menjadi seorang entrepreneur tidak terlepas dari berbagai resiko dan ancaman yang bisa menghambat hingga bahkan menggagalkan bisnis Anda.

Untuk itu, diperlukan perencanaan yang baik untuk memulai bisnis termasuk bisnis baju desain sendiri.

8 Langkah Memulai Bisnis Baju Desain Sendiri

Beberapa tips berikut akan membantu Anda dalam cara memulai bisnis baju desain sendiri. Mari kita simak!

1. Lakukan Riset Pasar

Cara memulai bisnis baju desain sendiri yang pertama adalah melakukan riset pasar. Riset pasar merupakan pengamatan dan penelitian yang dilakukan oleh pebisnis untuk melihat apa kebutuhan pasar saat ini.

Kebutuhan pasar itu sangat dinamis. Bisa saja saat ini sedang trend, namun beberapa bulan kemudian model fashion tersebut sudah tidak trend bahkan dianggap jadul. Untuk itu, Anda harus selalu melakukan riset pasar sebelum memulai bisnis.

Dengan begitu, produk pakaian Anda bisa dapat memenuhi kebutuhan pelanggan baik dari segi model, bahan, tekstur, dsb. Kebutuhan pasar tersebut merupakan tolak ukur terhadap laris tidaknya bisnis yang Anda jalankan.

Riset pasar ini bisa Anda lakukan melalui media sosial Anda. Dari media sosial ini, Anda dapat menemukan berbagai macam olshop pakaian yang menawarkan berbagai jenis pakaian yang sedang trend saat ini. Anda dapat menjadikan model tersebut sebagai inspirasi Anda.

Baca juga : 5+ Cara Membuat CV yang Menarik Bagi Perusahaan

2. Tentukan Target Pasar

Cara memulai bisnis baju desain sendiri tidak hanya melakukan riset pasar, tetapi juga target pasar. Target pasar adalah orang yang menjadi target penjualan kita. Kenapa hal tersebut penting?

Hal ini berguna untuk mengkerucutkan target pelanggan untuk desain yang Anda buat. Misalnya desain untuk bayi, balita, remaja, wanita, pria, kantoran, dsb.

Dengan demikian, produk baju Anda menjadi lebih terfokus penjulannya sehingga akan memudahkan merek baju Anda menjadi terkenal. Selain itu, target pasar ini berfungsi untuk memaksimalkan digital marketing yang ada pada saat ini.

3. Menentukan Tujuan yang Jelas, Terencana, dan Terukur

Tujuan yang jelas dalam cara memulai bisnis baju desain sendiri sangat penting supaya arah bisnis Anda dapat terorganisir dengan baik sehingga mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Tujuan tersebut dapat berupa pemilihan model baju, bahan yang digunankan, modalnya berapa, serta segmentasi pasar yang bagaimana sehingga Anda tidak akan kebingungan ketika memulai bisnis.

Untuk pemula, Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang terlalu besar untuk menghindari resiko kerugian. Cukup maksimalkan modal tersebut dan analisis setelah 1-2 bulan apakah bisnis baju yang Anda jalani dapat berjalan baik atau tidak.

Jika mengalami kesulitan, segera evaluasi dan lakukan perencanaan ulang yang lebih kuat supaya dapat berjalan dengan baik.

4. Menganalisis Permasalahan di Masa Depan

Setelah Anda membuat tujuan secara jelas, maka cara memulai bisnis baju desain sendiri ini yaitu menganalisis permasalahan di masa depan. Hal ini berkaitan dengan permasalahan-permasalahan ketika produksi, produk jadi, hingga promosi.

Anda harus menguraikan setiap masalah tersebut serinci mungkin beserta solusinya. Dengan begitu, Anda akan jauh lebih siap jika dihadapkan pada situasi serupa seperti masalah yang telah kalian uraikan sebelumnya.

5. Koordinasi yang Baik dengan Tim

Dalam memulai bisnis baju, biasanya ada tim yang turut membantu dalam bisnis baju Anda. Contohnya seperti penjahit, desainer, hingga supplier yang menyediakan bahan untuk membuat baju.

Namun, untuk pemula sebaiknya Anda juga yang menjadi desainer baju agar meminimalkan modal yang dikeluarkan.

Setelah Anda mendesain baju tersebut, koordinasikan kepada tim penjahit yang sudah Anda miliki sebelumnya atau bisa juga dengan jasa konveksi dengan kualifikasi yang bagus.

Tim penjahit yang berkualitas sangat penting, karena untuk merealisasikan desain yang Anda buat menjadi potongan baju, perlu orang yang benar-benar ahli sehingga hasil desain Anda sesuai dengan yang diinginkan.

Begitu juga dengan supplier bahan, Anda perlu mempertimbangkannya secara baik baik dari segi harga dan kualitas bahan karena supplier ini yang nantinya akan bekerja sama dengan Anda untuk memasok bahan kain yang Anda gunakan menjadi pakaian.

6. Tentukan Harga Jual

Harga jual ini juga merupakan faktor penting dalam cara memulai bisnis baju desain sendiri. Harga jual harus memperhatikan harga pasar untuk menyaingi kompetitor yang lainnya. Jangan menaikkan harga yang terlalu mahal karena ada pesaing Anda yang menjual produk serupa dengan harga yang murah. Jika terjadi demikian, hal itu justru akan membuat bisnis Anda sepi.

Namun, harga jual tersebut juga harus mempertimbangkan tenaga, waktu, dan pikiran yang dikeluarkan serta berapa tenaga kerja yang Anda miliki dan pengeluaran lainnya sehingga harga jual yang Anda tentukan bisa mendapatkan keuntungan.

Harga jual ini juga harus disesuaikan dengan kualitas jahitan karena jika tidak sesuai dengan kualitas hal ini akan menjadi masalah bagi pelanggan.

7. Lakukan Quality Control pada Baju

Jangan lupa untuk sering-sering mengecek baju yang telah dibuat oleh tim penjahit. Pengecekan tersebut disebut sebagai Quality Control.

Quality control berfungsi untuk meminimalkan komplain dari customer dan untuk memberikan kualitas yang baik dan maksimal sehingga bisnis Anda bisa berkelanjutan.

Jika saat pengecekan terjadi kesalahan atau kekurangan, Anda dapat mengkomunikasikan kepada tim penjahit untuk diperbaiki.

Dalam melakukan pengecekan harus dilakukan dalam dua tahap yaitu pengecekan pada sampling baju dan pengecekan akhir pada baju yang telah jadi mulai dari label, pemotongan baju, kerapian, dsb.

8. Menyusun Rencana Strategi Pemasaran

Langkah selanjutnya yatu merencanakan bagaimana Anda melakukan promosi yang baik agar diketahui oleh orang banyak. Strategi pemasaran yang bisa Anda lakukan dan paling mudah untuk pemula yaitu menggunakan media sosial yang Anda miliki.

Kirim foto terbaik produk baju Anda atau bisa juga disertai dengan model. Atur juga kecerahan foto hingga terlihat memukau, lalu upload di media sosial dan berikan deskripsi yang menarik dan persuasif mengenai produk tersebut sehingga customer tertarik untuk membelinya.

Bisa juga dengan menambahkan iklan ads untuk digital marketing seperti di Fb, Ig, dan market place lainnya. Adapun jika memiliki modal yang cukup, Anda juga bisa menggunakan jasa endorse agar produk baju Anda lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Baca juga : Ingin Desain Rumah Gratis? Gunakan 10 Website Ini!


Demikian cara memulai bisnis baju desain sendiri yang bisa Anda terapkan untuk mempersiapkan bisnis agar lebih matang. Semoga bermanfaat!

Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *