Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.


Apa Itu Microstock: Pengertian, Cara Daftar & Situs Microstock

3 min read

Pengertian Microstock
Pengertian Microstock: Cara Daftar & Situs Microstock | ©Unsplash.com

Pada era digital saat ini, bisnis Microstock seringkali menjadi alternatif dalam mencari uang tambahan.

Bisnis Microstock adalah bisnis yang sudah ada sejak tahun 2003, namun pada saat itu, bisnis ini masih cukup jarang dikenal dibandingkan dengan masa sekarang.

Microstock adalah bisnis yang menjalankan sistem free royalti dengan menjual foto, video, atau vector. Dari bisnis ini, menjadi peluang bagi ahli fotografi atau pemilik industri kreatif dengan menjual hasil karyanya di Microstock.

Pada artikel ini akan kami sampaikan lebih jauh lagi mengenai apa itu Microstock bagaimana cara daftar Microstock, serta situs Microstock yang bisa Anda gunakan untuk menjual karya Anda. Mari kita simak bersama!

Pengertian Microstock

Bisnis Microstock adalah bisnis online yang akan mendapatkan uang dari perusahaan Microstock yang biasa dikenal dengan sebutan Microstock site companies.

Perusahaan inilah yang menyediakan berbagai foto, video, illustrator, dsb sehingga tidak heran jika Microstock ini adalah tempat gudangnya gambar. Bagi pengguna yag menjual hasil karyanya disebut dengan Microstocker.

Bisnis Microstock adalah bisnis yang cukup menjanjikan dan tidak membutuhkan modal yang besar untuk menjualnya. Yang Anda butuhkan dalam bisnis Microstock adalah koneksi internet yang lancar.

Di dalam Microstock ini menggunakan sistem free royalti. Apa itu sistem royalti? Sistem royalti ini berhubungan dengan pembayaran dari hasil karyanya. Penjual akan dibayar sesuai dengan jumlah total karya yang di download oleh para pembeli atau pengguna lainnya.

Jadi, jika menganut sistem free royalty, maka pembeli cukup membayar satu kali untuk karya yang ingin didownload, kemudian bebas didownload berkali-kali.

Baca juga : Jenis Font dan Kegunaannya yang Harus Diketahui

Apa Keuntungan Menggunakan Situs Microstock

Bagi Anda para penjual foto/desain/video di Microstock, Anda tidak perlu khawatir menggunakan situs Microstock ini, karena Anda akan mendapatkan keuntungan dibandingkan menjualnya di situs lain atau market online lainnya. Keuntungan Microstock adalah sebagai berikut:

  • Adanya sistem royalty free yang menandakan pembeli bisa mendownload dan menggunakan karya foto, illustrator, atau video Anda tetapi hak cipta tetap dipegang oleh Anda selaku Microstocker sehingga pembeli dilarang untuk menjualnya kembali.
  • Walaupun pembeli cukup membayar sekali, namun Anda dapat menjualnya ke pembeli lain tanpa batas.
  • Harga jual dari hasil gambar dapat beragam tergantung dari penilaian agensi, namun tak jarang Anda akan mendapatkan harga yang cukup mahal. Harga tersebut dibayar tergantung banyaknya foto. Jadi bisa dibayangkan jika Anda memiliki foto lebih dari 1000 walaupun bayaran satu foto sedikit, namun Anda akan mendapatkan banyak untung.
  • Di Microstock, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang stabil jika Anda rajin upload gambar Anda sambil memanfaatkan adsense sehingga pendapatan perbulan yang bisa Anda terima dapat berkelanjutan dan bertambah.
  • Lebih pasti untuk mendapatkan penghasilan yang stabil dalam jangka waktu panjang dibandingkan dengan mengerjakan suatu desain project yang belum pasti adanya.

Cara Daftar Microstock

Setelah Anda mengetahui apa itu Microstock, pasti Anda penasaran bagaimana cara daftar Microstock?

Cara daftar Microstock sebanarnya cukup sederhana karena saat ini Anda tidak perlu menggunakan password untuk mendaftarnya.

Bagi Anda yang ingin menjual hasil karya, maka daftarkan diri Anda sebagai contributor. Yang Anda perlu persiapkan untuk cara daftar Microstock adalah akun email Anda yang aktif serta persiapkan juga username dan password yang mudah diingat.

Selanjutnya Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Pilih salah satu situs Microstock dan daftar sebagai contributor.
  • Kemudian, lengkapi data diri seperti nama lengkap, username, alamat email, serta password untuk membuat akun di Microstock Anda.
  • Untuk beberapa situs, Anda juga akan diminta untuk mengisi data tambahan seperti alamat rumah secara lengkap.
  • Selesai. Anda sudah bisa menikmati layanan ini dengan mengupload gambar dan melihat tampilan dashboard.

Cara Kerja Contributor di Microstock

Setalah Anda membuat akun di Microstock, maka berikutnya adalah cara kerja situs ini antara lain sebagai berikut:

  • Setelah Anda mendaftar, pihak agensi akan meminta untuk mengupload karya Anda agar akun bisa aktif.
  • Hasil karya yang Anda upload tidak langsung bisa di-publish, tetapi perlu dilakukan peninjauan oleh pihak Microstock apakah memenuhi syarat atau tidak.
  • Setelah di approve, maka karya Anda dapat terlihat oleh pembeli lainnya. Anda bisa menambahkan karya lainnya.
  • Jika akun Anda sudah aktif dan Anda rajin menguploadnya, maka semakin banyak pengunjung yang akan mendownload karya Anda sehingga lebih banyak penghasilan yang akan Anda peroleh dari situs Microstock ini.

Situs Microstock

Bisnis Microstock ini dapat Anda temukan dalam berbagai situs Microstock yang ada di internet. Berikut akan kami bagikan beberapa contoh situs Microstock terbaik dengan pembayaran royalti tinggi dan pengguna terbanyak.

Contoh situs Microstock adalah sebagai berikut:

1. Shutterstock

Shutterstock adalah situs yang sudah tidak asing lagi digunakan oleh para contributor Microstock. Pembayaran contributor eksklusif di situs ini cukup tinggi yaitu bisa mencapai 16-20 dollar per download.

Selain dari unduhan, situs ini bisa mendapatkan penghasilan lain dari adsense melalui kerjasama dengan Facebook. Media yang bisa dijual juga berbagai macam seperti: foto, editorial, vector, video, dan audio.

2. Dreamstime

Di situs ini, Anda akan mendapatkan penghasilan dengan royalti yang tinggi. Namun, penjualan di situs ini bertingkat sesuai dengan banyaknya pengguna yang mendownload karya Anda. Jika semakin banyak, maka harga jual karya Anda menjadi semakin tinggi.

Adapun bayaran yang bisa diterima oleh penjual di situs ini sekitar 25-60% per penjualan.

3. Depositphotos

Situs ini cocok digunakan bagi para agensi foto besar karena dibutuhkan ribuan unduhan setiap bulannya supaya dapat melakukan payout rutin.

Hal ini karena Depositphotos hanya menghitung sepertiga dari nilai total unduhan karya Anda sebagai royaltinya.

4. Adobe Stock

Adobe memang banyak digunakan dan mendominasi sebagai wadah bagi industri desain untuk mendapatkan keuntungan.

Royalti yang didapat dari situs ini juga lumayan tinggi yaitu 33-35% dari total unduhan.

Dua keunggulan dari menggunakan Adobe Stock adalah adanya fitur untuk kontibutor favorit dan yang kedua situs ini terintegrasi dengan Adobe Creative Cloud yang merupakan platform yang menyediakan seluruh aplikasi adobe sehingga Anda dapat memaksimalkan desain karya Anda.

5. iStock

iStock merupakan salah satu situs Microstock yang banyak digunakan oleh orang untuk menjual atau membeli karya foto.

Namun, royalti yang didapatkan tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan situs Microstock lainnya yakni hanya sekitar 15-20% saja sedangkan untuk contributor eksklusif bisa mencapat 45-70%.

Baca juga : Begini Cara Memulai Bisnis Baju Desain Sendiri


Demikian penjelasan mengenai apa itu Microstock secara lengkap mulai dari pengertian hingga situs Microstock yang Anda gunakan sebagai wadah mempromosikan hasil karya Anda secara mudah dan terjangkau.

Selamat mencoba, semoga sukses!

Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *