Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.


Begini Sejarah DKV yang Perlu Anda Ketahui!

3 min read

DKV atau Desain Komunikasi Visual mulai dikenal di Indonesia sebagai jurusan Perguruan Tinggi yang mempelajari tentang bagaimana caranya berkomunikasi melalui ilmu desain sebagai dasarnya.

Desain Komunikasi Visual saat ini mulai diminati oleh siswa yang memiliki hobi desain dan memiliki basic keilmuan desain untuk memilih jurusan ini. Namun sebelum Anda milihnya, akan lebih baik untuk mengetahui sejarah DKV terlebih dahulu.

Berkembangnya DKV di Indonesia ini tidak serta merta muncul, namun memiliki sejarah yang panjang. Bagaimana sejarah DKV tersebut? Untuk lebih mengenal sejarah Desain Komunikasi Visual, mari kita simak artikel berikut!

Manfaat Mengetahui Sejarah DKV

Sebelum kami menjabarkan sejarah DKV, Anda perlu mengetahui apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari sejarah DKV ini. Manfaat dari mempelajari sejarah DKV yaitu:

  • Dapat dijadikan sebagai inspirasi terkait ide-ide yang nantinya lahir dalam perkembangan sejarah DKV.
  • Dapat menyampaikan suatu pemikiran dengan bijak karena mengetahui sejarah sebelumnya.
  • Untuk meningkatkan rasa cinta kepada DKV dari sejarah yang ada.

Sejarah Desain Komunikasi Visual (DKV)

Titik tolak sejarah perkembangan desain grafis yaitu pada tahun 1440 dengan ditemukannya mesin cetak yang memiliki manfaat yang sangat besar hingga sekarang.

Sebelum masa tersebut, telah ditemukannya 6 zaman yang turut serta mendukung perkembangan tersebut, yaitu:

1. Cave Paintings (38.000 SM)

Sejarah Desain Komunikasi Visual sudah terbentuk dari beberapa ratus tahun lalu. Manusia purba zaman dahulu sudah menggunakan desain grafis untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya.

Hal ini dibuktikan dari banyaknya penemuan beberapa pola gambar yang ditemukan di gua. Manusia pada era tersebut belum mengenal bahasa sebagai komunikasi. Oleh karena itu, mereka menggambar di dinding-dinding gua sebagai alat komunikasi.

Sejarah DKV (1)
Sejarah DKV (1) Src : En.wikipedia.org

Gambar gua yang ditemukan menceritakan kehidupan sehari-hari yang kemudian diberi istilah Pictogram.

Selain itu, di mesir kuno juga ditemukan beberapa simbol sebagai bentuk komunikasi visual yang disebut dengan Hieroglyphics.

Baca jugaYuk Mengenal Jurusan Desain Komunikasi Visual!

2. Sumerian Written Language (3300-3000 SM)

Zaman ini muncul untuk lebih mempermudah komunikasi sebelumnya karena melukis di gua masih dirasa kurang efisien.

Untuk itu, berkembanglah bahasa yang menggunakan simbol-simbol sehingga lebih umum dan dimengerti.

Simbol-simbol yang dijadikan sebagai komunikasi tersebut disebut sebagai Logographic. Logographic dapat menceritakan hal yang lebih kompleks bukan hanya sekedar kehidupan sehari-hari dan sederhana seperti zaman sebelumnya.

3. Chinese Printing (200 M-1040 M)

Sejarah perkembangan desain kemudian lebih baik lagi pada era Chinese Printing. Hal ini karena ditemukannya mesin cetak sederhana oleh Bi Sheng.

Dengan adanya teknologi baru ini akan memudahkan untuk melakukan duplikasi tulisan tanpa perlu menulisnya secara manual.

Dari penemuan tersebut inilah, yang kemudian oleh Gutenberg membuat teknologi mesin cetak yang lebih modern pada lebih dari 400 tahun sesudahnya.

4. Medieval Calligraphy (700)

Pada zaman sebelumnya, manusia hanya memfokuskan bagaimana caranya berkomunikasi, maka pada sejarah perkembangan desain ini, lebih modern karena tulisan atau gambar tersebut mulai dikembangkan untuk menambah nilai estetika dalam berkomunikasi.

Oleh sebab itu, munculnya elemen yang digunakan hingga saat ini untuk membuat desain tertentu. Elemen tersebut adalah Tipografi.

Tipografi adalah seni yang memilih dan menggunakan huruf dimana huruf tersebut dibuat semenarik mungkin sehingga muncullah nilai estetika di dalamnya.

Hal tersebut diawali dengan kaligrafi arab yang ditulis dengan indah namun tetap bisa dibaca oleh pembacanya.

5. Europian Heraldry (1100)

Komunikasi pada era ini sudah mulai lebih maju. Hal ini dibuktikan ditemukannya logo yang memiliki tujuan yang lebih spesifik dibandingkan era sebelumnya.

Logo tersebut berfungsi untuk merepresentasikan simbol keluarga, marga, atau wilayah tertentu.

6. Storefront Signage (1389)

Sejarah desain komunikasi visual pada saat itu lebih berkembang tidak hanya untuk ilmu peengetahuan dan komunikasi, tetapi juga untuk bisnis.

Pada masa ini, ditemukan pertama kali Signage yang berguna untuk branding untuk bisnis hingga saat ini.

Signage adalah desain atau penggunaan tanda dan simbol yang biasanya digunakan oleh toko-toko untuk mengkomunikasikan pesan seperti branding nama toko. Signage ini biasanya ditampilkan sebagai papan nama yang ada di depan toko seperti Alfamart, Indomaret, dsb.

Tujuannya agar konsumen lebih mudah mencari dan menemukan kebutuhannya.

Puncak Keemasan Sejarah DKV

Zaman Renaissance atau keemasan sejarah DKV yaitu pada saat era revolusi industri. Pada saat revolusi industri ada beberapa hal yang membuat sejarah perkembangan desain semakin meningkat diantaranya:

  • Penemuan mesin cetak Gutenberg pada tahun 1439. Dengan adanya mesin cetak ini merupakan jalan bagi perkembangan desain menjadi lebih komersial.
Sejarah DKV (2)
Sejarah DKV (2) | Src : Britannica.com
  • Pembuatan logo pertama kali dari mesin cetak pada akhir 1400-an.
  • Pembuatan iklan pertama kali dari mesin cetak pada tahun 1620. Iklan tersebut masih sederhana dengan gambar dan tulisan hitam putih dengan menggunakan media pertama kali yaitu koran.
  • Ditemukannya teknologi Chromolitography tahun 1837. Teknologi tersebut mampu mencetak warna. Jadi, tidak hanya hitam putih saja.

Dari sejarah perkembangan desain tersebut, maka Desain Komunikasi Visual terus berkembang hingga pada era digital saat ini. Dimana saat ini, komunikasi sudah serba digital sehingga kita semakin praktis dan cepat untuk berkomunikasi.

Contohnya seperti adanya media sosial, software desain, printing, fotografi, videografi, ilustrasi, komik, dsb yang memungkinkan kita untuk menyampaikan pesan sekaligus memiliki fungsi keindahan untuk art (seni).

Untuk itu, mulai bermunculan jurusan DKV di Indonesia dimana lulusannya akan kebanyakan menjadi desainer yang ahli dan memiliki ide karya yang luar biasa dan digunakan untuk kepuasan berkarya serta mendapakan keuntungan (komersil).

Demikian sejarah DKV yang perlu Anda ketahui agar lebih mengenal apa itu DKV. Semoga bermanfaat!

Abdurrahman Azzam Senior SEO Specialist di salah satu provider hosting terbesar di Indonesia. Passionate pada topik desain & teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *